Program residensi terselenggara sejak 5 Oktober dengan Yogyakarta sebagai salah satu sentra seni dan budaya di Indonesia dipilih menjadi lokasi residensi. Pementasan kolaborasi musik, produk kerajinan bambu dan kelapa itu dipamerkan bersama produk seni dan UMKM lainnya.
"Harapannya dapat menjadi gerbang pembuka penguatan kerja sama di sektor lainnya, sekaligus menjadi upaya penguatan ekosistem seni tanah air," katanya.
Program residensi IPCC yang digelar Yayasan Works of Wonder (WoW) Indonesia dengan dukungan penuh dari Kemenbud bersama Dana Indonesia Raya dan LPDP.
"Ini adalah wujud nyata dari keinginan program permanen residensi yang disepakati dalam deklarasi bersama para Menteri pada agenda Indonesia - Pacific Cultural Synergy di Kupang, November 2025 tahun lalu," kata Endah.