NADIKABAR.COM β€” Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menyatakan bahwa para pencerita atau storyteller dari generasi muda memiliki peran strategis untuk menciptakan diplomasi budaya Indonesia di kancah global.

Direktur Promosi Kebudayaan Kemenbud Wawan Yogaswara mengatakan bahwa seorang pencerita dapat berdiplomasi untuk negara meskipun bukan seorang diplomat resmi.

"Melalui bidang kebudayaan dengan menjadi seorang storyteller, seseorang bisa berdiplomasi walaupun dia bukan seorang diplomat. Karena diplomasi itu kan memang dibutuhkan dalam membangun opini masyarakat di dunia internasional," kata Wawan saat diwawancarai ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Sebagai langkah konkret untuk menjaring pencerita muda, Kemenbud menghadirkan program Youth Storytelling Competition for International School Students yang pada 2026 ini mengambil tema β€œCerita untuk Dunia: Toleransi, Kemanusiaan, dan Perdamaian”.

Program ini mewadahi para anak-anak dari berbagai jenjang sekolah dasar dan menengah untuk mengeksplorasi kemampuannya sebagai pencerita baik dalam bentuk tutur, tulisan, hingga visual.