"Tujuan sebetulnya adalah agar mereka ini mendapat rekognisi baik itu di tingkat nasional maupun internasional. Ke depannya kita juga bisa memberikan peluang melalui peningkatan kapasitas seperti workshop, bimbingan teknis, hingga coaching clinic, selama mereka konsisten dan berkomitmen dengan ketertarikannya saat ini," kata Wawan.

Nantinya ketika sudah terbina hingga para pencerita ini tergolong sebagai talenta unggul, mereka dapat membagikan kisah-kisah budaya, tradisi, hingga keunikan Indonesia kepada dunia lewat kanal-kanal yang dimiliki Indonesia di mancanegara salah satu bentuknya seperti Rumah Budaya Indonesia.

Rumah Budaya Indonesia memang disiapkan sebagai hub internasional agar para pencerita muda Indonesia dapat tampil dan mendapat rekognisi global sehingga menciptakan efek diplomasi budaya.

"Di luar juga kita punya rumah-rumah budaya. Rencananya nantinya ke depan itu akan menjadi pusat kebudayaan Indonesia," kata Wawan.