Pemetaan tersebut, ujar dia, menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan pembinaan kepada PSM yang tersebar di seluruh Indonesia, mengingat keterbatasan jangkauan pelayanan secara langsung.

Kartini kemudian mengatakan SIMAS-PSM dirancang untuk memberikan kemudahan akses informasi sekaligus menjadi sarana komunikasi antara pemangku jabatan dan instansi pembina.

Dengan sistem tersebut, pemangku jabatan diharapkan dapat memperbarui data profilnya sehingga informasi yang tersedia dapat digunakan sebagai dasar untuk mendukung proses pembinaan.

Selain pemetaan kompetensi, sistem itu diarahkan untuk memuat informasi mengenai kebutuhan dasar PSM, termasuk pemahaman mengenai kenaikan jenjang karier. Kartini mengatakan pembinaan terhadap pemangku jabatan juga dilakukan melalui sosialisasi yang membahas tugas dan peran, praktik baik, persyaratan uji kompetensi, serta portofolio yang perlu dipersiapkan.