Samsul kemudian mengatakan Kemendes PDT sebelumnya telah memiliki konsep serupa untuk mengajarkan ibu-ibu mengolah makanan dengan kandungan nutrisi yang baik.

“Dulu, kami pernah punya konsep, sebelum ada MBG kami itu mengajarkan ibu-ibu untuk mengolah makanan supaya nutrisinya bagus. Kami sebutnya adalah dapur desa,” ujar dia.

Ia mengatakan dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa. Dengan demikian, keberadaan dapur itu pun dapat menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan makanan di wilayah setempat.