NADIKABAR.COM — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggeser pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi seluruh satuan pendidikan SMA di Provinsi Kalimantan Tengah ke jadwal susulan merespons bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengatakan penyesuaian jadwal dilakukan setelah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan permohonan resmi kepada kementerian, karena kondisi karhutla masih mengganggu kegiatan belajar sekaligus pelaksanaan asesmen.

“Karena keamanan dan keselamatan serta kesehatan murid adalah yang utama. Sudah kami jadwalkan untuk nanti pelaksanaannya diselenggarakan secara tersendiri,” kata Mu'ti setelah meninjau pelaksanaan TKA gelombang pertama hari pertama di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Senin pagi.

Ia menegaskan keselamatan peserta menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan TKA di daerah terdampak bencana, termasuk wilayah yang mengalami karhutla.

Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin mengatakan kementerian telah menyiapkan SOP untuk pelaksanaan TKA di wilayah bencana, termasuk karhutla agar penyesuaian jadwal dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.

“Kalimantan Tengah sudah beraudiensi untuk mundur ke jadwal yang lain, dan itu diikuti oleh seluruh murid yang ada di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Ia menjelaskan daerah lain yang masih memungkinkan menyelenggarakan TKA tetap dapat mengikuti pelaksanaan pada gelombang pertama maupun kedua.

Namun, apabila terjadi kondisi yang mengganggu penyelenggaraan asesmen di suatu wilayah, pihaknya dapat menggeser jadwal hingga periode susulan sesuai kebutuhan.

“Kalau ada sesuatu yang terjadi di area itu, kami sudah punya prosedur-prosedur standar untuk memundurkan jadwal sesuai dengan keperluan mereka. Jadi jadwal pelaksanaannya mundur sampai ke jadwal susulan,” kata Toni.

Sementara itu, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Kapusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati mengatakan pihaknya menerima audiensi dengan Dinas Pendidikan maupun Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah pada Sabtu (24/10), sebelum pihaknya memutuskan untuk memindahkan seluruh pelaksanaan TKA jenjang pendidikan SMA di provinsi tersebut ke jadwal susulan.

“Benar, Kalteng mengajukan surat resmi Jumat Maghrib dan Sabtu, kami audiensi dengan Dinas Pendidikan serta Kanwil Kemenag Kalteng, diputuskan seluruh peserta Kalteng dipindahkan ke jadwal susulan,” ujar Rahmawati saat dihubungi di Jakarta Pusat, Senin.

Untuk wilayah Provinsi Kalimantan Selatan yang juga terdampak karhutla, ia mengatakan pihaknya masih terus mendata satuan pendidikan yang tidak memungkinkan menyelenggarakan TKA pada gelombang pertama maupun gelombang kedua.

Hal ini dikarenakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajukan penyesuaian pelaksanaan TKA secara parsial.

“Tidak, kalau Kalimantan Selatan parsial tergantung kondisi satuan pendidikan. Jadi, Saat ini masih berlangsung, belum kami rekap,” ujarnya.