"Saya memanfaatkan PID dalam pembelajaran agama sebagai alat bantu pembelajaran yang menguatkan proses interaksi bersama murid melalui fitur-fitur yang ada di dalamnya, baik pada sesi awal, inti, maupun media asesmen," kata Badrun.
Menurut dia, penggunaan PID membuat penyampaian materi lebih variatif sehingga murid lebih tertarik mengikuti pelajaran dan terlibat langsung dalam kegiatan belajar.
"Murid lebih tertarik, apalagi diajak langsung terlibat dalam penggunaan PID. Ini mengurangi kondisi murid yang mengantuk dan suka bicara sendiri karena sajiannya lebih variatif dan interaktif," ujarnya.
Penggunaan perangkat tersebut juga membantu guru menyajikan gambaran konkret mengenai materi yang dipelajari sehingga murid lebih mudah memahami konsep yang sebelumnya sulit dibayangkan.
Murid kelas VII SMPN 9 Metro bernama Mezzaluna Azzury mengatakan pembelajaran menggunakan PID terasa lebih menarik dan memudahkan dirinya memahami materi pelajaran.
"PID membuat pembelajaran lebih menarik, kita jadi lebih paham sama materinya, lebih mudah dicerna," kata Mezzaluna.