Lebih lanjut, ia menjelaskan para guru nantinya mendapatkan pelatihan mengajar mapel Bahasa Inggris sebanyak 80 jam pelajaran, yang terdiri dari 40 jam pelajaran tatap muka dan 40 jam pelajaran mandiri yang berlangsung secara daring melalui aplikasi Ruang GTK.
Adapun materi pelatihan tatap muka berfokus pada penguatan pemahaman materi, penyusunan perangkat pembelajaran, praktik dan simulasi mengajar, hingga strategi pembelajaran sesuai karakteristik murid SD sehingga para guru siap mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris, baik dari aspek kemampuan Bahasa Inggris maupun keterampilan pedagogik.
βDitjen GTK Kemendikdasmen berupaya terus untuk meningkatkan kompetensi dan yang paling penting, kepercayaan diri guru sekolah dasar yang memang bukan berlatar belakang pendidikan Bahasa Inggris dalam mendampingi peserta pendidik melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris yang menyenangkan, komunikatif, dan bermakna,β ujar Nunuk.