NADIKABAR.COM β Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan logo Hari Guru Nasional (HGN) kembali menegaskan peran sentral guru dalam pendidikan sekaligus momentum memperkuat budaya apresiasi terhadap dedikasi para guru.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani mengatakan pihaknya berharap peringatan HGN 2026 memperkuat budaya apresiasi terhadap guru sekaligus mendorong kolaborasi untuk mendukung keberlanjutan peningkatan mutu pendidikan nasional melalui tema "Guru Hebat, Indonesia Kuat".
βHari Guru Nasional 2026, diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya apresiasi, memperluas praktik baik, membangun kebanggaan terhadap profesi guru, serta memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pendidikan Indonesia yang bermutu dan berkelanjutan,β ujar Nunuk di Jakarta Pusat, Senin.
Terkait makna logo HGN 2026, ia menjelaskan elemen hati berwarna emas yang melingkupi sosok guru melambangkan ketulusan, dedikasi, dan cinta kasih dalam mendidik serta membimbing murid.
Elemen tersebut, kata dia, sekaligus menempatkan guru sebagai bagian sentral dalam proses pendidikan, yakni sumber energi, motivasi, dan inspirasi bagi perkembangan peserta didik.
Sosok guru yang digambarkan lebih tinggi merepresentasikan peran pendidik sebagai pembimbing dan fasilitator yang mengarahkan serta memberdayakan murid.
Ia mengatakan pose dinamis pada figur tersebut juga menggambarkan semangat belajar sepanjang hayat dan transformasi pendidikan.
Selain menggambarkan peran guru, logo tersebut menekankan pentingnya sinergi dan gotong royong antara pendidik, peserta didik, serta komunitas pendidikan.
Kesatuan figur dalam satu bingkai, kata Nunuk, menjadi simbol kolaborasi untuk mencapai tujuan pendidikan bersama.
Sementara elemen buku terbuka di bagian bawah logo melambangkan ilmu pengetahuan sebagai fondasi proses pendidikan.
Buku tersebut menggambarkan bahwa pengetahuan menjadi pijakan bagi guru dan murid untuk mengembangkan diri serta mencapai pencerahan.
Adapun tiga sosok murid dengan warna berbeda merepresentasikan jenjang pendidikan dasar hingga menengah.
Posisi figur yang dinamis menggambarkan semangat belajar, pertumbuhan, dan aspirasi peserta didik untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Ketiga sosok murid tersebut juga mencerminkan generasi penerus bangsa yang dipersiapkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter dengan bimbingan guru untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
βLogo HGN 2026 juga memuat elemen lingkaran yang dimaknai sebagai angka 81, menandai peringatan ke-81 Hari Guru Nasional pada 25 November 2026, sejak berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945,β kata Nunuk.