β€œManfaatkan ruang-ruang digital dan berbagai media komunikasi yang dekat dengan generasi muda untuk menyampaikan pesan yang menarik, yang relevan dan mudah diterima,” katanya.

Hafidz juga mengatakan penggunaan bahasa Indonesia perlu berjalan beriringan dengan upaya pelestarian bahasa daerah yang merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa.

Di sisi lain, penguasaan bahasa asing juga tetap diperlukan sebagai bekal generasi muda dalam membangun komunikasi dan kerja sama di tingkat global.