Ia menegaskan semangat para pemuda pendahulu bangsa perlu terus dihidupkan melalui pengutamaan Bahasa Indonesia dalam berbagai ranah kehidupan, pelestarian bahasa daerah, serta penguasaan bahasa asing sesuai kebutuhan.
βPerayaan Bulan Bahasa dan Sastra ini juga tidak hanya dimaksudkan dan dirangkaikan dalam kegiatan seremonial semata, tetapi juga sebagai gerakan kebangsaan yang melibatkan partisipasi semesta dan kolaborasi lintas sektor,β ujar Hafidz.
Ia pun menjelaskan rangkaian Bulan Bahasa dan Sastra 2026 diisi dengan berbagai kegiatan kebahasaan dan kesastraan, mulai dari festival, perlombaan, seminar, hingga pemberian penghargaan kepada individu dan lembaga yang berkontribusi dalam pengembangan bahasa Indonesia.
Sejumlah kegiatan tersebut, lanjutnya, meliputi Festival Handai Indonesia, Pemilihan Duta Bahasa, Festival Musikalisasi Puisi, Lomba Deklamasi Puisi bagi Penyandang Disabilitas Netra, serta berbagai kegiatan literasi dan apresiasi sastra.