Badan Bahasa juga memberikan sejumlah penghargaan, antara lain Apresiasi Giat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif, Penghargaan Sastra Kemendikdasmen, penghargaan bagi pengguna bahasa Indonesia di media massa daring, serta penghargaan bagi kementerian dan unit utama yang menggunakan bahasa Indonesia secara baik dalam naskah dinas.

Selain itu, pihaknya juga memberikan penghargaan Adibahasa kepada pemerintah daerah berdasarkan penilaian Indeks Pembangunan Kebahasaan 2025 sebagai bentuk apresiasi atas capaian pembangunan di bidang kebahasaan dan kesastraan.

Dalam rangkaian acara tersebut, Badan Bahasa Kemendikdasmen juga meluncurkan sejumlah produk kebahasaan dan kesastraan, termasuk buku bacaan bermutu, kamus, serta program Wiyata Kinarya UKBI dan Ramah Santun.

Hafidz berharap berbagai kegiatan dan inovasi tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas, meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia, serta memperkuat budaya literasi di Tanah Air.