Selain santunan, Kemendikdasmen juga menyiapkan dana tunai sebesar Rp 860 juta dalam bentuk voucher bagi 61 sekolah terdampak. Logistik mendasar juga disalurkan dalam bentuk 9.400 buku nonteks, 495 school kit, 30 family kit, 1.000 kaos, dan 1.650 paket.

Sampai saat ini, pemerintah terus melakukan pendataan terhadap sekolah terdampak bencana gempa NTT. Data akan digunakan untuk mengetahui kebutuhan apa yang perlu diberikan. Setelah pendataan selesai, Kemendikdasmen menyatakan, pihaknya akan menyiapkan dokumen kemudian dilanjutkan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS).