Mereka disaring melalui dua jalur utama, yakni peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) serta seleksi mandiri yang dilaksanakan KPM dalam tiga tahap.

Proses pembinaan tidak hanya berfokus pada kemampuan logika dan pemecahan masalah di bidang matematika dan sains, tetapi juga memperhatikan aspek karakter dan budi pekerti peserta.

Sebagai bagian dari persiapan, peserta Indonesia mengikuti pembekalan dan karantina yang dilaksanakan KPM pada tanggal 25–30 September 2026 di PPSDM Kemendikdasmen.

Adapun kompetisi utama IMSO-23 berlangsung pada tanggal 4–5 Oktober 2026 dalam tiga kategori, yaitu Teori I, Teori II, serta Eksplorasi dan Eksperimen.

Selain kompetisi akademik, peserta akan mengikuti STEM Presentation dan berbagai kegiatan budaya, seperti permainan tradisional Indonesia, Cultural Night, serta city tour ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII).