Ia mengatakan pendekatan tersebut dapat diarahkan, terutama kepada keluarga dengan sejumlah faktor risiko, seperti orang tua yang terlalu muda atau terlalu tua, jarak kelahiran terlalu dekat, serta jumlah anak yang banyak.
Menurutnya, pencegahan stunting juga tidak hanya bergantung pada pemenuhan gizi, tetapi membutuhkan intervensi sensitif yang mencakup edukasi pola makan dan gizi, perilaku hidup sehat, ketersediaan air bersih, serta sanitasi.
"Termasuk bagaimana pentingnya buang air bersih tidak sembarangan, ini juga menjadi salah satu bagian dari intervensi-intervensi sensitif yang perlu dilakukan dan terus digalakkan dan dikomunikasikan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan," tutur Wamendukbangga.