Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Kemendukbangga perkuat data KRS agar intervensi stunting tepat sasaran
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus memperkuat pemanfaatan data Keluarga Risiko Stunting (KRS) untuk intervensi pencegaha
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 24 September 2026 pukul 13:20 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak, mengingat masih terdapat kesenjangan penanganan stunting antardaerah.
Dalam forum bersama mitra global PBB, Kemendukbangga/BKKBN juga membuka peluang kerja sama untuk memperoleh dukungan para ahli, mitra global, hingga para pemangku kepentingan guna mempercepat penurunan stunting.
Prevalensi stunting secara nasional berdasarkan hasil SSGI tahun 2025 berada di angka 19,8 persen. Pemerintah menargetkan angka tersebut bisa terus turun hingga 14,2 persen pada tahun 2029 dengan target menuju lima persen pada tahun 2045.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.