Kementerian Ekraf menilai pengalaman tersebut penting untuk memperkenalkan proses kreatif sekaligus aspek komersialisasi karya sejak dini. Dengan demikian, anak tidak hanya belajar menghasilkan karya, tetapi juga mengomunikasikan dan mengenalkan karyanya kepada publik.
Karya Raya 2026 diinisiasi platform kreatif Bookabook bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta. Dalam penyelenggaraannya, Karya Raya juga meresmikan Karya Raya Corner sebagai ruang permanen di Perpustakaan Jakarta.
Kepala Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB. Jassin Diki Lukman Hakim mengatakan ruang yang aman dan dukungan lingkungan dapat meningkatkan percaya diri dan mampu menemukan potensi terbaik anak.
“Semoga Karya Raya bisa menjadi tempat kreativitas dan kebaikan anak-anak yang tumbuh dan bermekaran dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang ramah dan memberikan ruang bagi setiap anak untuk tumbuh dengan aman, percaya diri, dan bahagia,” jelas Diki
Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono berharap acara ini dapat menjadi gerakan literasi untuk meningkatkan semangat membaca anak-anak yang terus tumbuh.