NADIKABAR.COM β Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memfasilitasi potensi pembiayaan syariah sebesar Rp4,8 miliar bagi pelaku ekonomi kreatif Batam melalui Program Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) 2026 di Batam, Kepulauan Riau.
Program yang diikuti 50 pegiat ekonomi kreatif hasil kurasi tersebut menjadi upaya memperluas akses pembiayaan syariah melalui penguatan kapasitas bisnis, pendampingan, serta pertemuan langsung dengan lembaga keuangan syariah.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan akses pembiayaan perlu didukung kesiapan bisnis agar pelaku ekonomi kreatif dapat mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
βKementerian Ekraf terus memastikan pelaku ekonomi kreatif tidak hanya memiliki ide dan produk kreatif yang potensial, tetapi juga kesiapan bisnis dan akses pembiayaan yang tepat,β ujar Teuku Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Melalui Direktorat Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan dan Investasi, ICEFF yang berlangsung pada 20β21 Oktober 2026 dirancang sebagai program bootcamp untuk membantu pelaku usaha menyiapkan kebutuhan pendanaan, mulai dari penyusunan rencana bisnis hingga penyampaian proposal kepada calon pemberi pembiayaan.