Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan dan Investasi Kemenekraf Anggara Hayun Anujuprana mengatakan program tersebut menjembatani kebutuhan modal pelaku usaha dengan layanan lembaga keuangan syariah melalui peningkatan kapasitas bisnis.

β€œPembiayaan yang tepat harus berangkat dari bisnis yang siap. ICEFF mempersiapkan pelaku usaha agar mampu menyusun rencana bisnis, menyampaikan kebutuhan modal, dan menjajaki peluang pembiayaan yang sesuai,” jelas Anggara.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti lokakarya mengenai akses pendanaan dan pembiayaan ekonomi kreatif, permodalan syariah, serta penyusunan pitch deck bisnis. Kegiatan dilanjutkan dengan mentoring dan sesi pitching bersama mentor dari Young Entrepreneur Academy (YEA).

Pada hari kedua, peserta mempresentasikan rencana bisnis di hadapan lembaga keuangan syariah untuk mempertemukan kebutuhan pengembangan usaha dengan peluang pembiayaan yang tersedia.