Salah satu pelaksanaannya digelar di Creative Hub Samosir, Sumatera Utara. Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 50 pegiat ekonomi kreatif mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan keuangan usaha dan fasilitasi akses pendanaan.

Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif Mohammed Ali Berawi mengatakan, penguatan kapasitas bisnis penting agar pelaku ekonomi kreatif dapat memanfaatkan fasilitas pendanaan secara optimal.

“Kami ingin kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi pegiat ekonomi kreatif di Kabupaten Samosir, terutama dalam meningkatkan kesiapan usaha dan daya saing. Kementerian Ekraf terus berupaya memfasilitasi akses pembiayaan, memperluas jejaring bisnis, serta membantu pelaku ekonomi kreatif mengoptimalkan potensi usahanya agar dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ungkap Ali.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir Tetti Naibaho menyebut keterbatasan informasi dan permodalan masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha kreatif. Karena itu, fasilitasi akses pembiayaan diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperoleh sumber pendanaan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Cabang Bank Sumut Pangururan Adi Nixon Marbun turut memaparkan sejumlah skema kredit produktif, termasuk pembiayaan dengan subsidi bunga hingga nol persen. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung pengembangan usaha.