β€œPemilik jenama mengikuti kelas manajemen usaha, sedangkan pembuat pola dan asisten desainer mendapatkan pelatihan desain dengan para mentor,” katanya.

Pelatihan desain menghadirkan mentor dari Islamic Fashion Institute Bandung, dengan materi antara lain pembuatan mood board, pengembangan desain, hingga praktik menggunakan manekin.

Sementara itu, kelas manajemen usaha membahas pengelolaan bisnis fesyen, termasuk pembukuan, pembiayaan produksi, dan cara memperoleh modal untuk mendukung keberlangsungan usaha.

Iffah mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari aktivasi creative hub atau pusat pengembangan ekonomi kreatif di berbagai daerah.

β€œHarapan kami adalah untuk menghidupkan kembali ekosistem ekonomi kreatif di daerah dan juga meningkatkan skala dan skill pelaku bisnis. Dari 21 subsektor ekraf, fesyen menjadi salah satu prioritas yang kami kembangkan,” katanya.