NADIKABAR.COM — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan layanan penerbangan perintis di Bandar Udara Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah (Kalteng), tetap terlayani selama penanganan kecelakaan helikopter TNI Angkatan Darat dan proses evakuasi korban.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa mengatakan, pihaknya memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan di Bandar Udara Kuala Pembuang agar penanganan kejadian berjalan baik tanpa mengabaikan pelayanan penerbangan kepada masyarakat.

"Selain mendukung proses evakuasi, kami juga memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan di Bandar Udara Kuala Pembuang agar penanganan kejadian dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan pelayanan penerbangan kepada masyarakat," kata Lukman terkonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam mendukung proses penanganan kecelakaan helikopter jenis Mi-17V5 dengan registrasi HA-5235 yang dioperasikan oleh Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) TNI AD.

Helikopter tersebut mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11).