NADIKABAR.COM β Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta seluruh insan perhubungan memperkuat budaya keselamatan transportasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan, tata kelola, dan inovasi demi menekan angka kecelakaan.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan keselamatan transportasi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) insan perhubungan.
"Keselamatan transportasi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas SDM yang memiliki kesadaran, kepedulian, dan komitmen pada keselamatan,β kata Aan di Jakarta, Jumat.
Aan menegaskan hal itu dalam rangkaian perayaan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026, yang mana Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, mencanangkan Bulan Keselamatan Transportasi.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memberikan penghargaan bidang keselamatan transportasi darat kepada para insan perhubungan yang berprestasi.
βKami memberikan penghargaan kepada para insan transportasi terbaik di lingkungan Kementerian Perhubungan maupun di luar Kementerian Perhubungan," ujarnya.
Menurutnya hal itu sebagai motivasi sekaligus apresiasi dalam peningkatan kualitas pelayanan, tata kelola, dan inovasi bidang transportasi darat.
Salah satu apresiasi yang diberikan yakni Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Nasional Tahun 2026.
Ia menilai pemberian penghargaan itu dapat menjadi cara menumbuhkan budaya tertib dan berkeselamatan lalu lintas.
Aan mengungkapkan, berdasarkan data Korlantas Polri pada tahun 2025 tercatat total kejadian kecelakaan sebanyak 158.508 kejadian, dengan total korban mencapai 238.878 orang. Dari ratusan ribu korban, pelajar masuk kelompok usia rentan menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
Dia menegaskan angka kecelakaan dan fatalitas harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama untuk terus ditekan.
"Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi ruang untuk melahirkan calon pemimpin, inovator, dan role model keselamatan lalu lintas yang menginspirasi masyarakat luas,β katanya.
Selain penghargaan untuk pelajar pelopor keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Ditjen Perhubungan Darat turut memberikan penghargaan kepada insan transportasi di lingkungan Kementerian Perhubungan, yakni kategori Terminal Penumpang Tipe A Berbasis Green dan Smart serta Satuan Pelayanan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB).
βPemberian penghargaan ini telah melalui proses panjang dan berjenjang yang disertai indikator tertentu di bidang masing-masing," ucap Aan.
Adapun pada kategori Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Nasional 2026, juara terbaik diraih Sem Wibisono S dari SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Kalimantan Utara; disusul Fulvya Nasywa dari SMA Islam Al-Azhar 7 Sukoharjo; dan Eshan Abdillah Darutomo dari SMA Negeri 71 Jakarta.
Kategori teknologi dimenangkan Ahmad Ghozi Islami dari SMA Negeri 7 Kota Banjarmasin dan Agri Ridhowi Rabbani dari SMA Negeri Titian Teras Haji Abdurrahman Sayoeti, Jambi.
Sedangkan kategori sosial budaya diraih Ribka Bawin Hatalasinta Lumamba dari SMA Negeri 1 Basarang, Kalimantan Tengah, serta Izzaty Hilma dari SMA Negeri Modal Bangsa, Aceh.
Penghargaan pembina terbaik diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai peringkat pertama, diikuti Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada peringkat kedua dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada peringkat ketiga atas pembinaan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.
Pada kategori Terminal Penumpang Tipe A Berbasis Green dan Smart, penghargaan terbaik pertama diraih Terminal Tipe A Tidar Magelang yang dikelola Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas I Jawa Tengah.
Peringkat berikutnya ditempati Terminal Tipe A Patria Blitar, Terminal Tipe A Mengwi Bali, Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, dan Terminal Tipe A Tawang Alun Jember.
Sementara itu, pada kategori Satuan Pelayanan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), penghargaan terbaik pertama diraih UPPKB Guyangan Nganjuk.
Peringkat selanjutnya diberikan kepada UPPKB Marisa Pohuwatu, UPPKB Anjir Serapat Kapuas, UPPKB Watudodol Banyuwangi, dan UPPKB Kalibaru Manis Banyuwangi.