NADIKABAR.COM — Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan dukungan penuh evakuasi kecelakaan helikopter TNI AD saat menjalankan misi water bombing kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Kemenhub siap memberikan dukungan yang diperlukan, khususnya melalui kesiapsiagaan fasilitas bandar udara dan koordinasi pelayanan penerbangan, agar proses penanganan kejadian dapat berjalan dengan baik," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa terkonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kemenhub menyampaikan duka cita yang mendalam atas kecelakaan helikopter jenis Mi-17V5 dengan registrasi HA-5235 yang dioperasikan oleh Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) TNI AD saat menjalankan misi pemadaman karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kalteng, Rabu (4/11).
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Kami juga berharap para korban yang tengah menjalani perawatan segera pulih dan proses evakuasi dapat berjalan dengan lancar," ujar Lukman.
Berdasarkan informasi awal yang diterima dari AirNav Indonesia, kata Lukman, helikopter tersebut lepas landas dari Bandar Udara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan pada Rabu sekitar pukul 10.20 WIB menuju lokasi pemadaman di wilayah Telaga Pulang.