NADIKABAR.COM — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan operasional penyeberangan di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten tetap normal pascatenggelamnya KMP Batumandi.
"Pengaturan alur pelayaran dan pemantauan aktivitas kapal terus dilakukan untuk menjaga keselamatan pelayaran serta kelancaran akses keluar-masuk kapal di pelabuhan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Lollan Panjaitan, dalam keterangan yang terkonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Lollan menyampaikan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten melakukan pengaturan alur pelayaran agar pergerakan kapal tetap lancar dan tidak mengganggu operasional pelabuhan.
"Saat ini, aktivitas pelayaran di alur tersebut berlangsung seperti biasa dan seluruh dermaga beroperasi sebagaimana mestinya. Vessel Traffic Service atau VTS Merak juga terus memantau aktivitas pelayaran di sekitar lokasi kejadian," ujarnya.
Selain memastikan kelancaran operasional pelabuhan, KSOP Kelas I Banten berkoordinasi dengan Pertamina, VTS Merak, dan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas I Tanjung Priok untuk mengantisipasi potensi pencemaran minyak di sekitar lokasi tenggelamnya kapal, khususnya di perairan alur masuk Pelabuhan Merak.