Selain itu, rutin melakukan rampcheck di terminal penumpang dan pul perusahaan otobus guna memastikan kendaraan memenuhi persyaratan administratif dan teknik laik jalan.

Sigit juga menjelaskan berdasarkan data Korlantas Polri pada periode 2025 tercatat 158.508 kejadian kecelakaan lalu lintas dan kelompok usia pelajar/mahasiswa menyumbang 39 persen dari total keterlibatan kecelakaan.

Jumlah tersebut, kata dia, menjadi perhatian pemerintah, sebagai langkah pencegahan, Ditjen Perhubungan Darat menjalankan program Zona Selamat Sekolah (ZoSS) dan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) mulai dari kawasan permukiman hingga kawasan SD, SMP, dan SMA/sederajat.

"Sampai dengan tahun 2026 telah dibangun Zona Selamat Sekolah (ZoSS) pada 403 lokasi," ucapnya.