NADIKABAR.COM — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan tidak ada penutupan bandara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski sejumlah operasional penerbangan mengalami penyesuaian karena kondisi cuaca dan gangguan jarak pandang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa mengatakan seluruh bandara tetap beroperasi dengan penyesuaian jadwal penerbangan berdasarkan kondisi cuaca di wilayah terdampak.

"Jadi tidak ada bandara yang ditutup ya. Tidak ada bandara yang ditutup," kata Lukman di Jakarta, Senin (26/10).

Ia menjelaskan salah satu penyesuaian terjadi di Bandara Pontianak yang sebelumnya melayani penerbangan siang hari, kemudian dialihkan ke malam saat kondisi cuaca lebih mendukung.

"Seperti di Pontianak yang tadinya siang bisa dimanfaatkan untuk penerbangan, akhirnya pindah pada saat cuaca cerah di malam hari. Itu tetap ada penerbangan," ujar dia.

Lukman menyebutkan sejak 18 hingga 25 Oktober 2026 terdapat 78 bandara terdampak kebakaran hutan dan lahan yang terdiri atas berbagai pengelola bandara nasional.