Ia mengatakan KN Kunyit telah berada di area operasi dan disiapkan sebagai unsur pendukung di Ring 1. Kapal tersebut telah dilengkapi reefer container sebagai fasilitas penampungan sementara jenazah apabila diperlukan.

β€œApabila dalam proses penyelaman ditemukan korban dalam jumlah cukup banyak, KN Kunyit telah kami siapkan sebagai unsur pendukung di Ring 1. Kapal ini telah dilengkapi reefer container untuk mendukung penanganan dan penampungan sementara jenazah sebelum proses evakuasi lebih lanjut,” jelas Hary.

Selain KN Kunyit, pada Sabtu (26/9) (KN Miang Besar telah sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk memuat reefer container sebagai bagian dari peningkatan kesiapan dukungan evakuasi. Setelah proses pemasangan dan persiapan selesai, kapal tersebut akan bergabung untuk memperkuat dukungan operasi di area pencarian.

Dengan demikian, terdapat dua Kapal Negara Kenavigasian yang dilengkapi reefer container, yaitu KN Kunyit dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin dan KN Miang Besar dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Samarinda.

"Keduanya disiapkan untuk memberikan dukungan apabila hasil pencarian dan penyelaman membutuhkan kapasitas penanganan korban yang lebih besar,” jelas Hary.

Sementara itu, Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak, Capt. Rusmanu, mengatakan Kapal Negara Patroli KN Grantin P.211 hingga hari ini tetap berada di area operasi untuk mendukung pelaksanaan Operasi SAR Gabungan.