Ia menjelaskan ketiga Kapal Negara yang dikerahkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menjalankan fungsi dan tugas sesuai kebutuhan operasi, mulai dari dukungan keselamatan navigasi, pencarian dan penyisiran, dukungan operasional dan mobilisasi, hingga dukungan proses evakuasi korban.

Dia menegaskan seluruh unsur bergerak dan bersinergi dalam satu misi kemanusiaan untuk mendukung pencarian dan evakuasi korban KMP Virgo Transport 8 hingga operasi dinyatakan selesai.

"Dalam setiap pelaksanaannya, kami tetap memastikan kesiapan dan keselamatan personel maupun sarana operasi sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan tugas,” kata Rusmanu.

Selain unsur laut, Tim SAR Gabungan juga memaksimalkan dukungan unsur udara dengan mengerahkan helikopter milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut.

Berdasarkan data Basarnas pada Sabtu (26/9) pukul 19.00 Wita, dari total 243 penumpang di atas kapal, sebanyak 172 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia, sementara 71 orang masih dalam pencarian.

Operasi SAR Gabungan akan terus dilaksanakan dengan mengedepankan sinergi antarlembaga, efektivitas pencarian dan evakuasi, serta keselamatan seluruh personel yang terlibat.