Senada, Direktur Produksi dan Distribusi Farmasi Kementerian Kesehatan Dita Novianti Sugandi Argadireja mengatakan bahwa ekosistem plasma nasional yang mandiri dan berkelanjutan dibutuhkan guna membangun ketahanan kesehatan Indonesia, sehingga kolaborasi lintas sektor krusial dalam upaya pengembangan ekosistem tersebut.

"Ketika kita berbicara tentang plasma sesungguhnya kita tidak hanya berbicara mengenai salah satu komponen darah tetapi kita berbicara mengenai harapan dan keberlangsungan hidup pasien yang membutuhkan terapi berbasis plasma sebagai bagian penting dari perawatan medis mereka," kata Dita.

Dia menyebutkan, PODP memiliki peran yang sangat penting dalam layanan kesehatan. Produk tersebut digunakan untuk menangani berbagai kondisi medis, seperti imunodefisiensi primer, hemofilia, hingga berbagai penyakit langka dan kronis lainnya.

"Kepastian pasokan PODP inilah yang memungkinkan pasien untuk mempertahankan kualitas hidup mereka dan tetap berkontribusi secara produktif di tengah masyarakat," katanya.