NADIKABAR.COM β Kementerian Kesehatan menyatakan integrasi pelayanan posyandu dengan Kebun Pangan Perempuan di Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi upaya menekan angka stunting dan memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil serta balita yang terus diperkuat di tingkat desa.
Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes dr Lovely Daisy dalam keterangan di Jakarta, Jumat, menjelaskan bahwa keberadaan kebun pangan ini melengkapi konsep posyandu integrasi siklus hidup yang diterapkan Kemenkes di Hargobinangun. Pelayanan tersebut mencakup ibu hamil, bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lanjut usia.
Lovely menegaskan pentingnya intervensi gizi pada periode 1.000 HPK mengingat perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat sejak dalam kandungan hingga berusia dua tahun. Sekitar 85 persen perkembangan otak terjadi pada rentang usia tersebut.
βOleh karena itu, kesehatan ibu dan pemenuhan gizi anak perlu dijaga sejak masa kehamilan. Pemantauan tumbuh kembang rutin tiap bulan melalui buku KIA dan penyuluhan kepada orang tua menjadi sangat krusial,β katanya.