Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Kemenkes: Ketersediaan EKG di puskesmas masih terbatas
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut ketersediaan alat elektrokardiogram (EKG) di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) masih terbatas, yakni sekitar 2.000 un
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Selasa, 29 September 2026 pukul 17:20 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Ia juga menerangkan pemeriksaan EKG menjadi salah satu bagian dari skrining penyakit kardiovaskular dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG), selain pengukuran tekanan darah dan indeks massa tubuh (BMI).
Kemenkes menargetkan sebanyak 130 juta masyarakat Indonesia mengikuti program CKG pada 2026. Program tersebut menjadi salah satu upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini.
Menurut Nadia, pemeriksaan EKG penting untuk mendeteksi gangguan irama jantung yang terkadang tidak menunjukkan gejala klinis.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.