Ia juga menerangkan pemeriksaan EKG menjadi salah satu bagian dari skrining penyakit kardiovaskular dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG), selain pengukuran tekanan darah dan indeks massa tubuh (BMI).

Kemenkes menargetkan sebanyak 130 juta masyarakat Indonesia mengikuti program CKG pada 2026. Program tersebut menjadi salah satu upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini.

Menurut Nadia, pemeriksaan EKG penting untuk mendeteksi gangguan irama jantung yang terkadang tidak menunjukkan gejala klinis.