Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, pihaknya terus berusaha menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, yang merata, mudah diakses, dan berkeadilan. Penguatan kerjasama dengan rumah sakit rujukan nasional adalah langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pelayanan di daerah.
"Tahun 2025 terdapat 23.954 pasien kanser menjalani rawat inap di Provinsi Lampung. Sebanyak 23.332 dinyatakan hidup, dan 622 pasien meninggal di dunia. Pada periode yang sama, jumlah kasus baru dan kunjungan pasien untuk seluruh jenis kanker mencapai 91.000," katanya.
Angka-angka tersebut, kata Rahmat, menyoroti pentingnya penguatan layanan kanker di daerah itu.
Menurutnya, momentum kerja sama ini akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja, memperkuat sinergi, dan membangun pola pelayanan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.