NADIKABAR.COM — Kementerian Kesehatan memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah melalui penyaluran tambahan 137 ribu masker N95, penguatan layanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan alat kesehatan untuk menangani gangguan pernapasan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa penyaluran logistik kesehatan ini merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk mendistribusikan lagi hingga 500 ribu masker per provinsi terdampak.
"Hingga saat ini pemerintah pusat telah menyalurkan 1.210.230 masker ke berbagai daerah terdampak karhutla, terdiri atas 1.001.680 masker medis 3-ply dan 208.550 masker KN95/N95," ujarnya.
Distribusi ini di luar ketersediaan dan distribusi yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Dengan demikian diharapkan membantu mengurangi paparan asap, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan mengalami gangguan kesehatan.
Sejalan dengan upaya tersebut, dia mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara masih buruk, khususnya bayi, balita, ibu hamil, dan lanjut usia. Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, masyarakat disarankan menggunakan masker N95 dengan benar agar perlindungannya optimal.