NADIKABAR.COM — Kementerian Kesehatan menyatakan pihaknya mengupayakan agar transplantasi sumsum tulang dimasukkan ke dalam pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mengingat tindakan tersebut menyelamatkan nyawa, tapi mahal.
"Terapi-terapi definitif atau terapi yang menyembuhkan kanker masih terbatas, apalagi untuk kanker yang sulit, seperti kanker darah. Kanker darah ini sumbernya di mana?Sumbernya di pabriknya. Pabriknya ada di mana? di sumsum tulang, jadi kalau sumsum tulang itu diganti dengan yang baru, sel-sel yang tadinya tidak normal dalam bentuk kanker darah bisa menjadi regenerasi," kata Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono di Jakarta, Rabu.
Dalam acara Satu Dekade Transplantasi Sumsum Tulang (TST) RS Kanker Dharmais tersebut, Dante mengatakan kisaran harga tindakan tersebut sekitar Rp1,2 miliar. Karena itu, pihaknya bakal bernegosiasi dengan BPJS Kesehatan agar penyakit ini ditanggung dalam JKN.