Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain aneka cabai, tomat, dan sayuran lainnya. Sebaliknya, harga sejumlah bahan pangan seperti daging dan telur ayam ras, ikan segar, serta aneka bawang tercatat mengalami penurunan.

Sementara itu, inflasi harga yang diatur pemerintah (administered prices) tercatat relatif stabil sebesar 3,24 persen (yoy). Kondisi ini turut didukung kebijakan harga energi nasional yang menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap terjangkau.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi bulanan berada pada level 0,22 persen (month-to-month/mtm) pada Oktober 2026. Adapun secara tahun kalender sebesar 2,40 persen (year-to-date/ytd).