NADIKABAR.COM โ€” Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) meminta Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mempercepat dan memastikan akurasi pendataan kerusakan sebagai dasar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang.

โ€œMasuk rehabilitasi dan rekonstruksi ini yang penting adalah akurasi data. Tanggap darurat harus secepatnya, begitu juga rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan data yang akurat,โ€ kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno di Solok, Kamis.

Menurut dia, data yang akurat diperlukan agar pemerintah dapat menentukan bentuk dan sasaran bantuan secara tepat, termasuk dukungan pemerintah pusat untuk perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Pemerintah pusat, katanya, dapat memberikan dukungan untuk perbaikan rumah rusak ringan, sedang, hingga berat sesuai hasil pendataan dan verifikasi di lapangan.

Untuk rumah yang tidak memungkinkan dibangun kembali di lokasi semula, pemerintah daerah dapat menyiapkan lahan untuk pembangunan hunian secara komunal dengan dukungan pemerintah pusat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

โ€œUntuk komunal, lahannya disediakan pemerintah daerah dan harus segera dipercepat,โ€ ujarnya.