NADIKABAR.COM β Kementerian Koperasi (Kemenkop) mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan pesisir melalui penguatan ekosistem koperasi, akses pembiayaan, distribusi kebutuhan produksi, dan kepastian pasar guna meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.
Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop Panel Barus di Lampung Timur, Kamis mengatakan upaya tersebut didukung hasil riset bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) di tiga wilayah pesisir, yakni Indramayu, Sukabumi, dan Lampung Timur.
βMelalui forum seminar ini kita bisa memberikan rekomendasi kebijakan bagaimana pemerintah daerah dan pusat berkolaborasi dalam mendorong peningkatan ekonomi di pesisir dan di desa dengan upaya yang nyata,β kata dia.
Menurut dia, masyarakat pesisir yang menjadi bagian penting dalam memasok ikan untuk konsumsi masyarakat masih menghadapi persoalan kesejahteraan. Kondisi serupa juga dialami masyarakat desa yang berperan sebagai penghasil sumber pangan.
Ia mengidentifikasi tiga persoalan utama yang menghambat peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat desa, yakni tingginya biaya kebutuhan pokok dan produksi akibat panjangnya rantai distribusi, terbatasnya akses pembiayaan produktif, serta lemahnya akses pasar karena belum adanya fungsi pembeli hasil produksi (offtaker) yang dikendalikan negara.