Ia mengatakan salah satu contoh yang disoroti adalah Koperasi Prasojo di Klaten, Jawa Tengah. Koperasi tersebut bergerak dalam produksi kain tenun hingga pengembangan produk fesyen, dengan mayoritas anggota dan pekerjanya merupakan perempuan.
Farida mengatakan Koperasi Prasojo menunjukkan bahwa koperasi dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas menjadi kegiatan usaha yang berkelanjutan. Penguatan kelembagaan koperasi diharapkan dapat membantu usaha tersebut terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi perekonomian.
Selain itu, pemerintah mendorong pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu jalur pemasaran produk yang dihasilkan masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat menyerap produk kreatif, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta hasil pertanian dan perkebunan dari berbagai daerah.
βSekarang sedang dalam proses, produk-produk hasil kreativitas masyarakat di setiap desa, UMKM, hasil pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya, at least itu adalah hasil kreativitas, akan di-absorb dan di-offtake di Koperasi Desa Merah Putih. Itulah kenapa kreativitas adalah tulang punggungnya sebuah kelembagaan koperasi,β ujar dia.