"Pendataan pelaku ekonomi kreatif terus kami lakukan sebagai bagian dari upaya mengetahui potensi dan perkembangan sektor ini di Bukittinggi," ujarnya.
Ia mengatakan penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Bukittinggi turut mencakup upaya memfasilitasi pelaku dalam memperoleh perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI).
"Dananya sudah dianggarkan di Pemko Bukittinggi untuk tahun 2027 untuk pendaftaran HAKI ini, kami berharap Kementerian Ekonomi Kreatif terus melakukan pembinaan di Kota Bukittinggi," kata dia.
Menurut dia, minat masyarakat terhadap pelatihan cukup tinggi sehingga jumlah peserta berpotensi melebihi kuota apabila tidak dibatasi.