Sedangkan pada bidang kekayaan intelektual, Kemenkum terus mengadakan temu bisnis atau business matching agar paten yang telah didaftarkan bisa dimanfaatkan dan tidak hanya menjadi pajangan.

"Tujuannya begitu ini terpakai, maka inovasi itu akan terus berkembang," tutur Supratman.

Lalu di bidang strategi kebijakan, Menkum mengatakan semua keputusan yang dikeluarkan olehnya harus didahului dengan analisis kebijakan berbasis bukti melalui Badan Strategi Kebijakan (BSK).

Dengan demikian apabila dirinya memiliki ide dan gagasan, hal itu diuji terlebih dahulu serta disempurnakan lewat mekanisme analisis kebijakan.

"Kalau sudah sesuai rekomendasinya, saya tinggal jalankan dalam bentuk peraturan menteri, ataupun usulan untuk melakukan perubahan regulasi di tingkat yang lebih tinggi. Saya tidak pernah suka-suka," kata Menkum.