NADIKABAR.COM — Kementerian Pariwisata dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperluas kolaborasi untuk meningkatkan keamanan pangan di desa wisata, sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan pariwisata yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.
Sinergi ini menjadi langkah strategis agar keamanan pangan menjadi bagian tak terpisahkan dari layanan pariwisata, sehingga desa wisata tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga aman untuk dinikmati," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Widiyanti menyampaikan keamanan pangan merupakan bagian penting, dalam membangun kepercayaan wisatawan sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan daya saing destinasi, sehingga kolaborasi diwujudkan melalui sinergi program Desa Pangan Aman yang diinisiasi BPOM dengan program Desa Wisata.
Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam memilih, mengolah, memproduksi, serta mengonsumsi pangan yang aman melalui edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan komunitas.
Adapun desa wisata dinilai memiliki peran strategis dalam pengembangan pariwisata Indonesia, khususnya dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang autentik, berkualitas, dan berkelanjutan.