NADIKABAR.COM — Kementerian Pariwisata fokus mengembangkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di industri wisata kebugaran (wellness tourism) yang kini dinilai berkembang sangat pesat.

"Kami sangat peduli terhadap kualitas sumber daya manusia kita. Kami meyakini sebagus apapun destinasi dan sekaya apa pun budaya yang kita miliki, tapi kalau tidak mampu dikelola tidak akan bisa berkembang," kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat mengunjungi ANTARA Heritage Center (AHC) di Jakarta, Kamis (29/10).

Ni Luh menyampaikan Kementerian Pariwisata saat ini aktif memberikan pendampingan dalam bentuk berbagai pelatihan yang dibutuhkan oleh para pelaku industri.

Salah satunya dituangkan melalui kerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk menyiapkan sumber daya manusia dalam pelatihan-pelatihan karena kebutuhan pelayanan, spa, dan lain sebagainya di luar negeri juga cukup besar dan program Desa Wisata yang beririsan dengan Desa Migran EMAS.