Berdasarkan data tahun lalu yang ia miliki, di bawah pengelolaan InJourney (PT Aviasi Pariwisata Indonesia), Ni Luh menyebut KEK itu sudah menyerap 5 ribu tenaga kerja dan akan terus berkembang.

Pengembangan aktivitas kebugaran di sana juga telah memadukan teknologi modern dengan kekayaan budaya yang besar, sehingga dapat memenuhi kebutuhan tertentu yang dicari oleh wisatawan beserta mengambil dampak positif dari ruang lingkup industri yang begitu luas.

"Itu kita dorong terus agar semakin ikonik, semakin betul-betul dikenal bahwa ketika orang bicara tentang Indonesia soal kebugaran, paling tidak The Sanur ini menjadi trend setter-nya," ujar Ni Luh.