Salah satu upaya yang telah dilakukan Kementerian Pariwisata adalah dengan merilis Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 yang menyajikan proyeksi perkembangan pariwisata nasional. Melalui analisis data, tren, dan perspektif para ahli, publikasi tersebut mengulas berbagai isu strategis yang diperkirakan membentuk lanskap dan arah pariwisata Indonesia pada 2027.

Publikasi tersebut diharapkan menjadi acuan dan bahan pertimbangan bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, akademisi, media massa, hingga masyarakat dalam merumuskan kebijakan serta langkah kolaboratif yang lebih terarah.

Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital Molly Prabawati menilai perkembangan konektivitas dan digitalisasi telah meningkatkan ekspektasi publik terhadap kemudahan mobilitas, transaksi nontunai, serta akses informasi yang transparan. Kondisi tersebut menuntut kesiapan infrastruktur digital di seluruh destinasi pariwisata.

Di sisi lain, kecepatan arus informasi di ruang digital meningkatkan kerentanan terhadap krisis reputasi. Persoalan sekecil apa pun, baik terkait kenyamanan, tarif, maupun kelestarian lingkungan, dapat berdampak langsung terhadap citra destinasi pariwisata nasional.