Pemerintah, kata dia, berkomitmen menjadikan sektor industri sebagai salah satu sumber utama penyerapan tenaga kerja. Potensi industri digital pun perlu dikembangkan secara serius agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.
"Kita sudah bertekad industri harus menjadi ladang bagi penyerapan tenaga kerja secara maksimal, dan salah satunya justru pada industri digital ini kita temukan penyerapan tenaga kerjanya banyak sekali," katanya.
Sarmuji menilai Indonesia memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing dalam industri animasi.
Potensi tersebut salah satunya tercermin dari keterlibatan talenta lokal dalam produksi film animasi Jumbo.
Ia mengungkapkan tiga orang yang terlibat dalam produksi film tersebut merupakan lulusan Balai Diklat Industri Denpasar.