Setia menambahkan, setelah proses audit dan review dilakukan, pihaknya akan menyiapkan daftar prioritas mesin yang dapat menjadi fokus pengembangan industri permesinan domestik.

Kemenperin mencatat kinerja industri pengolahan nonmigas (IPNM) menunjukkan perkembangan yang positif. pada triwulan – II 2026, pertumbuhan IPNM tercatat sebesar 5,32 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Pada periode yang sama, IPNM memberikan kontribusi pertumbuhan terbesar sebesar 0,97 persen.