Ia menyatakan jika angka itu menunjukkan betapa kuatnya potensi Sulawesi Selatan dan kawasan timur Indonesia dalam penjualan produk otomotif tersebut.
Menurut Setia, potensi pasar itu perlu diikuti penguatan industri pendukung, mulai dari perluasan jaringan penjualan, layanan purnajual, pelatihan teknisi, hingga keterlibatan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dalam memasok komponen kendaraan.
"Secara nasional, industri otomotif juga masih mencatatkan pertumbuhan. Sepanjang Januari-September 2026, penjualan kendaraan secara wholesales mencapai sekitar 679 ribu unit atau tumbuh 21 persen. Sementara itu, penjualan secara retail meningkat 15,4 persen," katanya.