Program Sekolah Rakyat digagas sebagai bentuk kepedulian Negara terhadap anak-anak dari keluarga tidak mampu dengan prioritas status desil 1 dan 2, termasuk anak putus sekolah maupun anak yang belum pernah mengecap pendidikan.
Sejak berjalan lebih dari satu tahun, Sekolah Rakyat telah menampung lebih dari 44.000 siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA serta didukung oleh lebih dari 10.000 guru dan tenaga kependidikan.
Saat ini gedung permanen telah berdiri di 93 titik dan ditargetkan akan bertambah lebih dari 60 titik pembangunan baru tahun ini. Pemerintah menargetkan setiap daerah memiliki gedung Sekolah Rakyat permanen dengan kapasitas lebih dari 2.000 siswa.