Karena itu, tenaga pendidik, wali asuh, dan wali asrama terus didorong untuk meningkatkan pendampingan sekaligus membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan barunya.
"Anak-anak ini sedang belajar hidup bersama, belajar memahami perbedaan, dan membangun kebiasaan baru. Tugas kita adalah membimbing mereka dengan sabar, sekaligus memastikan lingkungan sekolah tetap aman dan nyaman bagi semuanya," katanya.
Afrizon juga meminta semua pihak menjaga privasi serta masa depan anak-anak yang terlibat. Sebab, setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan kesempatan untuk terus belajar tanpa harus dibayangi kejadian yang pernah dialaminya.
"Sekolah Rakyat hadir untuk menjaga harapan dan masa depan anak-anak. Karena itu, setiap persoalan harus kita selesaikan dengan baik, setiap kekurangan harus kita perbaiki, dan setiap anak harus tetap kita lindungi," tutup Afrizon.